Menu
Close
Sumberagung.id

Portal Media Teknologi

Samsung Galaxy A26 5G Hadir, Perlukah Pengguna Galaxy A25 5G Upgrade Sekarang

Smallest Font
Largest Font

Jujur saja, melihat Samsung Galaxy A26 5G rilis pada April 2025 lalu membuat saya langsung mempertanyakan nasib para pemilik Samsung Galaxy A25 5G. Banyak yang bertanya-tanya, "apakah Samsung Galaxy A26 layak dibeli" atau justru model pendahunya masih sangat relevan dipakai saat ini. Perbedaan Samsung Galaxy A25 dan A26 memang cukup menggelitik untuk dibedah karena Samsung membawa beberapa perombakan fundamental pada sektor dapur pacu, ketahanan fisik, hingga aspek hiburan visualnya.

Saya melihat langkah Samsung kali ini cukup unik. Di satu sisi mereka memberikan penyegaran yang sangat dibutuhkan di kelas menengah, tetapi di sisi lain ada beberapa pemangkasan fitur yang justru bisa membuat sebagian orang berpikir dua kali sebelum melakukan peremajaan perangkat.

Sektor pemrosesan menjadi daya tarik paling utama dari Samsung Galaxy A26 5G. Penggunaan chipset Exynos 1380 berpabrikasi 5nm menjadi peningkatan yang terasa nyata jika dibandingkan dengan pendahulunya.

Chipset octa-core ini mengusung konfigurasi quad-core 2,4 GHz Cortex-A78 untuk memproses beban kerja berat dan quad-core 2 GHz Cortex-A55 demi efisiensi daya. Ekspektasi saya terhadap efisiensi daya dan stabilitas performa harian terasa terpenuhi pada seri ini.

Dukungan Memori dan Efisiensi Multitasking

Untuk menopang Exynos 1380, Samsung Galaxy A26 5G dibekali varian RAM 8GB dengan pilihan memori internal 128GB serta 256GB. Kombinasi ini memberikan ruang yang sangat lega untuk multitasking berat tanpa hambatan.

Aktivasi aplikasi secara bersamaan terasa lebih mulus. Pemrosesan latar belakang juga berjalan lancar berkat manajemen memori yang dipadukan bersama sistem operasi yang lebih efisien.

Sistem Operasi Bawaan One UI 7

Dukungan perangkat lunak juga menjadi nilai jual kuat. Samsung Galaxy A26 5G langsung menjalankan Android 15 berbalut antarmuka One UI 7 saat keluar dari kotak penjualan.

Ini memberikan jaminan usia pakai yang lebih panjang serta dukungan fitur keamanan terkini bagi pengguna yang berencana memakai smartphone ini untuk jangka panjang.

Layar 6,7 Inci dengan Proteksi Gorilla Glass Victus+

Membahas perbandingan layar Samsung Galaxy A25 dan A26, kita bakal menemukan perubahan ukuran dan proteksi fisik yang tergolong signifikan.

Samsung Galaxy A26 5G kini membawa panel Super AMOLED berukuran 6,7 inci dengan resolusi 1080 x 2340 piksel. Ukuran fisik ini sedikit lebih lapang dari pendahulunya dan memberikan rasio layar ke bodi mencapai 86.7%.

Proteksi Fisik Kelas Atas

Menurut analisis teknis yang dilansir dari Gadgetren, penggunaan kaca pelindung Gorilla Glass Victus+ pada Samsung Galaxy A26 5G merupakan salah satu fitur unggulan Samsung Galaxy A26 5G yang paling mengejutkan di kelasnya.

Kaca pelindung ini memberikan ketahanan ekstra terhadap goresan maupun benturan yang tidak disengaja. Pengguna jadi tidak perlu terlalu cemas saat memakai ponsel tanpa pelindung layar tambahan.

Kecepatan Refresh Adaptive 120Hz

Layar AMOLED ponsel ini juga dibekali teknologi adaptive refresh rate mulai dari 60Hz hingga 120Hz. Sistem akan menyesuaikan angka refresh rate secara otomatis berdasarkan konten yang sedang ditampilkan di layar.

Sensasi navigasi antarmuka dan visual terasa sangat responsif. Tingkat kecerahan puncaknya sendiri berada di angka 800 nits yang masih cukup nyaman untuk penggunaan di bawah sinar matahari.

Perbedaan Samsung Galaxy A25 vs A26 | Apa Perbedaan Utama Keduanya | Thetrtech

Sistem Kamera dan Kemampuan Perekaman Video

Di sektor fotografi, konfigurasi kamera belakang Samsung Galaxy A26 5G masih mengandalkan susunan tiga lensa yang fungsional untuk berbagai kondisi pemotretan.

Kamera utamanya beresolusi 50 MP yang sudah dilengkapi dengan Phase Detection Auto Focus (PDAF) serta Optical Image Stabilization (OIS) untuk meredam guncangan.

Fleksibilitas Lensa Ultrawide dan Makro

Kamera utama tersebut didampingi oleh lensa ultrawide 8 MP dengan sudut pandang bebas hingga 120-123 derajat. Kebutuhan foto pemandangan atau grup dapat terakomodasi dengan baik.

Selain itu, terdapat pula lensa makro 2 MP untuk mengambil foto jarak dekat. Sementara di bagian depan, Samsung menyematkan kamera selfie 13 MP dengan bukaan f/2.2 yang cukup bersih untuk panggilan video.

Fitur Perekaman Video Beresolusi Tinggi

Untuk perekaman gambar bergerak, Samsung Galaxy A26 5G sanggup merekam video hingga resolusi 4K pada 30fps. Opsi perekaman 1080p pada 30/60fps juga tersedia lengkap dengan bantuan gyro-EIS.

Tersedia pula mode perekaman slow-motion yang sanggup menangkap hingga 480fps. Fitur ini memberi ruang kreativitas lebih bagi pengguna yang gemar membuat konten video singkat.

Detail Spesifikasi Teknis Samsung Galaxy A26 5G

Data teknis menjadi acuan penting untuk melihat peningkatan yang dibawa oleh smartphone menengah ini secara menyeluruh.

Spesifikasi Utama Samsung Galaxy A26 5G
Komponen SpesifikasiRincian Teknis
ChipsetExynos 1380 (5nm) Octa-Core
Layar6,7 inci Super AMOLED, 120Hz Adaptive
Proteksi LayarGorilla Glass Victus+
Kamera Belakang50 MP (OIS) + 8 MP (Ultrawide) + 2 MP (Makro)
Kamera Depan13 MP, f/2.2
Baterai & Pengisian5.000 mAh, Fast Charging 25W
Sistem OperasiAndroid 15, One UI 7
Rasio Layar ke Bodi86.7%

Sisi Kompromi yang Wajib Diperhatikan

Meskipun membawa banyak peningkatan di sektor layar dan chipset, ada satu kekurangan yang menurut saya cukup mengganjal pada Samsung Galaxy A26 5G ini.

Laporan dari Carisinyal mengonfirmasi bahwa Samsung Galaxy A26 5G hanya mengusung konfigurasi mono speaker. Ponsel ini tidak dibekali setup speaker stereo seperti yang ada pada beberapa lini pendahulunya.

Hilangnya speaker stereo pada Galaxy A26 5G jelas menjadi kompromi yang cukup mengecewakan bagi penikmat konten multimedia dan gamer.

Kehadiran mono speaker membuat pengalaman mendengarkan musik atau menonton film tanpa earphone terasa kurang imersif. Efek separasi audio kiri dan kanan jadi hilang sepenuhnya.

Sektor Daya dan Efisiensi Pengisian Baterai

Untuk urusan daya tahan harian, Samsung menyematkan baterai berkapasitas 5.000 mAh di dalam bodi Samsung Galaxy A26 5G. Kapasitas ini tergolong standar tetapi sangat memadai untuk penggunaan harian.

Dipadukan dengan fabrikasi chipset 5nm yang efisien, ponsel ini mampu bertahan seharian penuh dalam skenario penggunaan normal seperti browsing, perpesanan, dan media sosial.

Dukungan Pengisian Daya Fast Charging

Sektor pengisian daya masih mengandalkan teknologi 25W Fast Charging. Angka ini memang bukan yang tercepat di pasaran, tetapi cukup stabil dan aman untuk menjaga kesehatan baterai jangka panjang.

Proses pengisian dari kondisi kosong hingga penuh membutuhkan waktu yang masih wajar untuk ukuran baterai 5.000 mAh.

Kelayakan Upgrade bagi Pengguna Lama

Pertanyaan besarnya, apakah keputusan melakukan upgrade dari Samsung Galaxy A25 ke A26 adalah langkah yang bijak? Jawabannya sangat bergantung pada prioritas penggunaan Anda sehari-hari.

Bagi Anda yang mengincar ketahanan bodi lebih tangguh berkat Gorilla Glass Victus+, layar lebih luas 6,7 inci, serta performa Exynos 1380 yang lebih kencang untuk game dan tugas berat, peremajaan ini sangat masuk akal.

Namun, jika Anda adalah pengguna yang sangat mementingkan keluaran suara speaker stereo dan merasa performa perangkat lama masih sangat mencukupi, bertahan dengan ponsel yang ada saat ini bukanlah pilihan yang salah. Pertanyakan kembali kebutuhan harian Anda sebelum memutuskan untuk beralih perangkat.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed