Menu
Close
Sumberagung.id

Portal Media Teknologi

Masih Layak S22 Ultra di 2026 atau Mending Upgrade ke Galaxy S23 Ultra

Smallest Font
Largest Font

Menentukan keputusan antara meminang flagship lama atau lompat ke generasi penerusnya sering kali membuat kita dilematis saat melihat angka spesifikasi di atas kertas. Pertanyaan seperti "apakah Galaxy S23 Ultra lebih baik dari S22 Ultra?" sering muncul ketika kita melihat harga pasar sekunder yang makin terjangkau. Secara kasat mata, desain kedua ponsel bongsor besutan Samsung ini memang terlihat sangat mirip bagai pinang dibelah dua.

Saya melihat banyak pengguna yang ragu untuk beralih karena merasa perubahan visualnya terlalu minim. Namun, perbedaan Samsung Galaxy S22 Ultra dan S23 Ultra sejatinya tersimpan rapi di sektor dalam bodi serta optimalisasi kamera. Apakah peningkatannya cukup signifikan untuk merogoh kocek lebih dalam, atau malah seri lama masih sangat mumpuni digunakan saat ini? Mari kita bedah perbandingannya secara mendalam.

Jika kita menyejajarkan kedua perangkat ini di atas meja, garis desain fisik yang diusung memang tampak mengadopsi bahasa desain serupa. Kedua ponsel ini masih mempertahankan gaya tajam melengkung di sudut-sudutnya dengan kelengkapan slot S Pen terintegrasi di bagian bawah. Namun, saat digenggam langsung, terasa ada perbedaan karakter ergonomi yang cukup kentara di telapak tangan.

Samsung Galaxy S23 Ultra memiliki tepian kaca layar yang sedikit lebih datar dibandingkan lengkungan tajam pada Samsung Galaxy S22 Ultra. Lengkungan yang diminimalkan ini membuat area permukaan layar terasa sedikit lebih luas dan memberikan grip genggaman yang terasa lebih mantap. Dari segi dimensi, Samsung Galaxy S22 Ultra mencatatkan ukuran 163,3 x 77,9 x 8,9 mm dengan bobot 228 gram hingga 229 gram. Sementara itu, Samsung Galaxy S23 Ultra hadir sedikit lebih lebar dan berat dengan dimensi 163,4 x 78,1 x 8,9 mm serta bobot mencapai 233 gram hingga 234 gram.

Perbedaan penting lainnya terletak pada sektor perlindungan kaca bodi yang digunakan. Samsung Galaxy S22 Ultra dibekali pelindung Corning Gorilla Glass Victus+ pada panel depan maupun bodi belakangnya. Di sisi lain, Samsung Galaxy S23 Ultra sudah ditingkatkan menggunakan Corning Gorilla Glass Victus 2 yang diklaim lebih tangguh menghadapi benturan pada permukaan keras seperti beton.

Visual Layar Dynamic AMOLED 2X yang Tetap Manjakan Mata

Di sektor tampilan visual, Samsung tidak melakukan perombakan radikal karena panel pada generasi sebelumnya memang sudah berada di jajaran papan atas. Kedua perangkat sama-sama mengusung panel Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,8 inci yang sangat memanjakan mata untuk menikmati konten multimedia maupun pekerjaan profesional.

Spesifikasi Layar dan Kecerahan Puncak

Layar pada kedua model ini menyajikan resolusi tajam 3088 x 1440 piksel dengan dukungan refresh rate adaptif hingga 120Hz. Tingkat kecerahan puncaknya pun sama-sama mampu menyentuh angka 1750 nits, membuat navigasi di bawah terik matahari tidak menjadi masalah berarti. Hanya saja, berkat lekukan kaca yang sedikit dipangkas, ratio screen-to-body pada Samsung Galaxy S23 Ultra berada di angka 89,87 persen, sedikit lebih tinggi dibanding Samsung Galaxy S22 Ultra yang mencatatkan 89,72 persen.

Dukungan S Pen yang Tetap Presisi

Fitur kebanggaan berupa pena digital S Pen bawaan juga hadir utuh di kedua versi ini tanpa ada perbedaan fungsi dasar yang mencolok. Latensi rendah yang ditawarkan membuat pengalaman mencoret-coret catatan, menggambar, hingga mengedit foto terasa sangat responsif di atas permukaan layar yang luas tersebut.

Lompatan Chipset Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy

Sektor dapur pacu menjadi poin krusial yang paling membedakan performa harian dari kedua smartphone flagship ini. Di sinilah letak perbedaan paling terasa ketika kita menguji kinerja pemrosesan berat maupun efisiensi daya.

Perbedaan Chipset dan Arsitektur CPU

Berdasarkan data spesifikasi teknis, Samsung Galaxy S22 Ultra ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Gen 1 (atau Exynos 2200 di beberapa wilayah) dengan fabrikasi 4nm. Chipset ini mengusung konfigurasi CPU octa-core yang terdiri dari 1 core Cortex-X2 berkecepatan 3,00 GHz, 3 core Cortex-A710 pada 2,50 GHz, dan 4 core efisiensi Cortex-A510 berkecepatan 1,80 GHz. Pengolah grafisnya mengandalkan GPU Adreno 730.

Sementara itu, Samsung Galaxy S23 Ultra mendapatkan amunisi khusus berupa chipset Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy dengan kustomisasi kecepatan clock lebih tinggi. CPU octa-core milik generasi ini membawa arsitektur lebih modern, yaitu 1 core Cortex-X3 berkecepatan hingga 3,36 GHz, 2 core Cortex-A715 pada 2,80 GHz, 2 core Cortex-A710 pada 2,80 GHz, serta 3 core Cortex-A510 pada 2,00 GHz. Sektor grafisnya dipercayakan pada GPU Adreno 740 yang jauh lebih bertenaga.

Dampak Efisiensi Daya dan Suhu Bodi

Di atas kertas dan dalam praktik penggunaan harian, arsitektur pada Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy membawa peningkatan manajemen suhu yang signifikan. Samsung Galaxy S22 Ultra kerap mendapatkan kritik terkait suhu bodi yang cepat hangat saat digunakan bekerja keras, yang berimbas pada penurunan daya tahan baterai. Masalah efisiensi ini terobati dengan sangat baik pada Samsung Galaxy S23 Ultra yang jauh lebih adem dan stabil saat memproses beban kerja intensif.

Perbandingan Samsung S22 Ultra vs S23 Ultra | Santertainment Indonesia

Perbandingan Kamera Samsung S22 Ultra vs S23 Ultra

Bagi para pencinta fotografi mobile, sektor kamera tentu menjadi bahan pertimbangan paling utama. Samsung melakukan peningkatan angka megapixel yang cukup fantastis pada sensor utamanya.

Samsung Galaxy S22 Ultra dibekali kamera utama beresolusi 108 MP dengan bukaan f/1.8 yang ditemani kamera ultrawide 12 MP (f/2.2, bidang pandang 120 derajat). Untuk kebutuhan zoom, tersedia dua lensa telefoto masing-masing beresolusi 10 MP, yakni lensa periskop dengan 10x optical zoom dan lensa telefoto dengan 3x optical zoom. Di bagian depan, tersemat kamera selfie beresolusi tinggi 40 MP.

Di sisi lain, Samsung Galaxy S23 Ultra menggebrak dengan menghadirkan sensor kamera utama ISOCELL HP2 beresolusi super besar 200 MP (f/1.7). Meskipun resolusi kamera utamanya melonjak drastis, konfigurasi lensa pendampingnya tetap dipertahankan mirip, yaitu ultrawide 12 MP, telefoto 10 MP (3x optical zoom), dan telefoto periskop 10 MP (10x optical zoom). Menariknya, kamera depan Samsung Galaxy S23 Ultra justru mengalami penyesuaian resolusi menjadi 12 MP (f/2.2), namun sudah dilengkapi pemrosesan gambar berbasis AI yang jauh lebih matang untuk foto mode malam dan portrait.

Kehadiran sensor 200 MP pada S23 Ultra bukan sekadar ajang pamer angka, melainkan memberikan fleksibilitas croppping gambar luar biasa dengan detail yang tetap tajam tanpa harus kehilangan resolusi.

Tabel Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy S22 Ultra vs S23 Ultra

Untuk memudahkan Anda membandingkan fitur hardware dari kedua perangkat ini secara cermat, berikut adalah rincian data spesifikasinya:

Spesifikasi Teknis Samsung Galaxy S22 Ultra vs Samsung Galaxy S23 Ultra
Komponen SpesifikasiSamsung Galaxy S22 UltraSamsung Galaxy S23 Ultra
Tanggal Rilis Ritel25 Februari 202217 Februari 2023
Dimensi Bodi163,3 x 77,9 x 8,9 mm163,4 x 78,1 x 8,9 mm
Bobot Perangkat228–229 gram233–234 gram
Material Kaca BodiGorilla Glass Victus+Gorilla Glass Victus 2
Ukuran & Jenis Layar6,8 inci Dynamic AMOLED 2X6,8 inci Dynamic AMOLED 2X
Kecerahan Puncak Layar1750 nits1750 nits
Chipset UtamaSnapdragon 8 Gen 1 (4nm)Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy (4nm)
Kamera Utama Belakang108 MP (f/1.8)200 MP (f/1.7)
Kamera Depan (Selfie)40 MP (f/2.2)12 MP (f/2.2)
Kapasitas Baterai5000 mAh5000 mAh

Kapasitas Baterai dan Pengisian Daya

Menjelajahi sektor daya, kedua ponsel ini sejatinya memiliki besaran tangki baterai yang identik. Baik Samsung Galaxy S22 Ultra maupun Samsung Galaxy S23 Ultra sama-sama ditanamkan baterai berkapasitas 5000 mAh. Kecepatan pengisian daya nirkabel maupun kabelnya juga tidak mengalami perubahan, di mana keduanya mendukung pengisian daya cepat 45W menggunakan kabel.

Meskipun kapasitas baterainya persis sama, daya tahan operasional dalam penggunaan dunia nyata terasa cukup berbeda. Berkat penggunaan chipset Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy yang sangat efisien dalam mengelola konsumsi daya, Samsung Galaxy S23 Ultra mampu bertahan jauh lebih lama dibanding pendahulunya. Banyak pengguna mencatat peningkatan Screen on Time (SoT) yang lumayan signifikan pada seri S23 Ultra untuk penggunaan harian yang intensif.

Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy S23 Ultra

Sebelum Anda mengambil keputusan akhir untuk memboyong perangkat ini, mempertimbangkan poin plus dan minusnya secara objektif tentu sangat diperlukan.

Kelebihan Utama

  • Chipset Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy menawarkan performa jauh lebih kencang dan manajemen suhu yang lebih stabil.
  • Kamera utama 200 MP menyajikan detail foto luar biasa dan pemrosesan malam hari (Nightography) yang lebih bersih.
  • Daya tahan baterai jauh lebih awet meskipun kapasitasnya sama-sama 5000 mAh.
  • Perlindungan bodi lebih tangguh berkat penggunaan Gorilla Glass Victus 2.
  • Desain layar yang sedikit lebih datar membuat penggunaan S Pen terasa lebih nyaman di pinggir panel.

Kekurangan yang Perlu Diperhatikan

  • Resolusi kamera depan mengalami penurunan secara angka dari 40 MP menjadi 12 MP.
  • Desain fisik tampak sangat identik dengan S22 Ultra, sehingga kurang memberikan penyegaran visual.
  • Bobot bodi sedikit lebih berat di tangan mencapai 234 gram.
  • Kecepatan pengisian daya masih tertahan di 45W, belum mengalami peningkatan angka watt.

Pertimbangan Harga dan Keberadaan di Pasar saat Ini

Faktor finansial sering kali menjadi penentu utama dalam memilih smartphone. Saat pertama kali diluncurkan pada awal tahun 2022, Samsung Galaxy S22 Ultra dibanderol dengan harga peluncuran mulai dari sekitar $1200 atau berada di kisaran Rp19 juta untuk varian dasar. Seiring berjalannya waktu, harga unit baru maupun bekas dari seri ini sudah mengalami penurunan yang lumayan dalam di pasaran.

Sementara itu, Samsung Galaxy S23 Ultra dirilis pada Februari 2023 dengan harga peluncuran awal $1200 atau sekitar Rp20 juta untuk varian memori 12/256 GB. Untuk opsi penyimpanan yang lebih lega, harga resminya saat rilis menyentuh Rp22 juta pada varian 12/512 GB, serta Rp26 juta untuk varian tertinggi 12/1 TB. Pertanyaan besar yang sering muncul di benak calon pembeli adalah "apakah Galaxy S23 Ultra layak dibeli?" di tengah selisih harga pasar yang ada.

Keputusan Akhir: Pilih Upgrade atau Bertahan?

Melihat rangkaian perbedaan Samsung Galaxy S22 Ultra dan S23 Ultra di atas, keputusan akhir kembali pada kebutuhan spesifik dan kondisi perangkat Anda saat ini. Bagi Anda yang saat ini sudah memiliki Samsung Galaxy S22 Ultra dan tidak terlalu bermasalah dengan ketahanan baterai atau suhu bodi saat dipakai harian, bertahan di seri lama sejatinya masih sangat layak. Layar Dynamic AMOLED 2X, pena digital S Pen, dan kamera 108 MP milik S22 Ultra masih sangat sangar untuk standar penggunaan zaman sekarang.

Namun, jika pertanyaannya adalah "kenapa upgrade ke Galaxy S23 Ultra?", jawabannya terletak pada tiga poin vital: efisiensi daya baterai yang melompat jauh, kontrol suhu Snapdragon 8 Gen 2 yang sangat adem, serta kebebasan berkreasi dengan sensor kamera 200 MP. Bagi pengguna baru yang belum memiliki keduanya dan sedang mencari flagship seri S Ultra yang matang tanpa kendala thermal, meminang Samsung Galaxy S23 Ultra jelas merupakan investasi jangka panjang yang jauh lebih memuaskan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed