Menu
Close
Sumberagung.id

Portal Media Teknologi

Beda Rp300 Ribu Galaxy Buds3 Pro dan Buds3 Pilih Mana yang Worth It

Smallest Font
Largest Font

Jujur saja, saat Samsung merilis lini TWS terbarunya, impresi pertama saya cukup bercampur aduk. Langkah Samsung merombak total bahasa desain ikonik 'bean' menjadi tangkai ala AirPods memicu perdebatan panas di kalangan penyuka audio. Namun, mengesampingkan persoalan estetika, hal yang jauh lebih krusial untuk dibahas adalah jurang performa di antara dua saudaranya: versi standar dan versi Pro.

Pertanyaan yang paling sering muncul dari calon pembeli biasanya cukup sederhana, seperti "mana yang lebih bagus Galaxy Buds3 Pro atau Buds3?" jika dilihat dari selisih harganya. Di pasar Indonesia, Galaxy Buds3 dibanderol sekitar Rp2.999.000 ($179.99), sedangkan Galaxy Buds3 Pro dipasarkan di angka Rp3.299.000 ($249.99). Hanya dengan selisih harga berkisar Rp300.000 untuk versi resmi lokal saat rilis, keputusannya terasa sangat fatal jika Anda salah memilih.

Pembeda mendasar yang paling radikal dari kedua TWS ini berada pada arsitektur fisiknya. Samsung tidak hanya membedakan fitur dalam, melainkan konsep pemakaian dasar dari kedua perangkat audio ini.

Galaxy Buds3 mengusung desain Open Type. Artinya, earbud ini hadir tanpa eartip silikon dan membiarkan rongga telinga Anda tetap terbuka tanpa isolasi kedap udara. Sementara itu, Galaxy Buds3 Pro merupakan model Canal Type yang dibekali eartip silikon untuk masuk ke dalam saluran telinga.

Kenyamanan Pemakaian Harian

Secara ukuran dan bobot, versi standar memang terasa sedikit lebih ringan. Galaxy Buds3 memiliki bobot 9,4 gram, sedangkan varian Pro berada di angka 10,8 gram. Selisih bobot ini terasa wajar mengingat versi Pro mengemas lebih banyak komponen di dalamnya.

Bagi Anda yang tidak suka sensasi telinga 'tersumbat' atau sering menggunakan TWS sambil berinteraksi dengan orang sekitar, bentuk Open Type pada versi standar sangat nyaman digunakan berjam-jam. Sayangnya, desain terbuka ini mengorbankan isolasi suara secara pasif.

Fiksasi Telinga dan Kebutuhan Aktivitas Pasif

Jika pencarian Anda mengerucut pada earbuds Samsung untuk olahraga, versi Pro adalah pilihan absolut. Desain Canal Type menyumbat saluran telinga dengan presisi sehingga TWS tidak mudah terlepas saat Anda berlari atau melakukan gerakan intensif.

Eartip silikon pada versi Pro tidak cuma menahan posisi earbud, tetapi juga menciptakan isolasi akustik pasif yang menjadi fondasi utama sistem peredam bising otomatis.

Sektor Suara 1-Way Speaker vs 2-Way Speaker dengan Planar Tweeter

Dari spesifikasi teknis audio, di sinilah alasan utama mengapa Anda tidak boleh tergiur sekadar menghemat beberapa ratus ribu rupiah tanpa memperhitungkan reproduksi suara.

Samsung memberikan konfigurasi driver yang sepenuhnya berbeda di antara kedua model ini, yang berimbas langsung pada kedalaman nada dan detail instrumen musik yang dihasilkan.

Konstruksi Driver Galaxy Buds3

Versi standar mengandalkan konfigurasi 1-Way Speaker yang ditenagai dynamic driver 11 mm. Samsung mengeklaim bahwa diafragma pada driver ini telah ditingkatkan sebesar 1,5 kali dibandingkan generasi terdahulu.

Karakter suaranya cukup lantang dan bass yang dihasilkan tergolong bertenaga untuk sebuah TWS berdesain terbuka. Namun, karena hanya mengandalkan satu driver tunggal untuk menghandle seluruh spektrum nada, pemisahan frekuensi tinggi dan rendah terasa kurang tegas.

Keunggulan Arsitektur Dual Driver Galaxy Buds3 Pro

Di sisi lain, Galaxy Buds3 Pro melompat jauh dengan arsitektur 2-Way Speaker. Di dalam tangkainya yang kompak, Samsung menyematkan kombinasi dynamic woofer untuk mengurus nada rendah (bass) dan planar tweeter khusus untuk menangani frekuensi tinggi (treble).

Istimewanya lagi, masing-masing driver tersebut ditenagai oleh amplifier terpisah (dual amplifier). Pemisahan arus daya ini membuat nada tinggi terdengar sangat jernih tanpa terdistorsi oleh dentuman bass yang tebal.

Dari spesifikasinya, menurut saya perbedaan sektor driver ini adalah diferensiasi paling substansial. Jika Anda seorang audiofil yang mengejar detail micro-detail instrumen, versi Pro jelas berada di kelas yang berbeda.

Penataan sistem speaker pada varian Pro menyajikan panggung suara yang lebih luas dan artikulasi vokal yang jauh lebih hidup dibanding saudaranya.

Perbedaan Efektivitas Active Noise Cancelling (ANC)

Masalah terbesar TWS berdesain Open Type adalah kemampuan meredam bising luar. Hal ini menjadi catatan kritis saat kita membandingkan performa Active Noise Cancelling (ANC) dari kedua perangkat ini.

Meskipun Galaxy Buds3 dibekali fitur ANC, kinerjanya terhambat oleh celah udara yang tersisa di lubang telinga. Suara bising berfrekuensi tinggi seperti gemuruh mesin atau pendingin ruangan masih bisa menerobos masuk dengan cukup mudah.

Sebaliknya, Galaxy Buds3 Pro memanfaatkan paduan isolasi pasif eartip silikon dan mikrofon pemantau bising eksternal. Peredaman bising pada varian Pro bekerja jauh lebih agresif dan mampu menciptakan suasana hening yang sangat kedap.

Fitur Galaxy Buds3 Pro Lengkap Apa Saja yang Absen di Versi Standar?

Selain driver dan peredam bising, Samsung sengaja menyimpan beberapa fitur eksklusif untuk varian paling atas guna mempertegas posisinya sebagai perangkat audio flagship.

Blade Lights yang Ikonik

Salah satu pembeda visual yang paling menyita perhatian adalah kehadiran garis lampu LED yang disebut Blade Lights pada tangkai Galaxy Buds3 Pro. Lampu ini tidak sekadar hiasan estetis, tetapi juga berfungsi sebagai indikator status baterai serta pencari lokasi saat earbud terselip.

Fitur pencahayaan Blade Lights ini absen sepenuhnya pada Galaxy Buds3 versi standar, yang tampil polos tanpa modul lampu di bagian luar tangkainya.

Ambient Sound dan Siren Detect

Fitur cerdas Ambient Sound dan Adaptive Noise Control pada versi Pro bekerja sangat responsif. TWS ini secara otomatis bisa menurunkan tingkat ANC dan mengaktifkan suara sekitar begitu mendeteksi suara percakapan manusia atau sirene darurat di jalanan.

Pada versi standar, adaptasi suara sekitar ini tidak selengkap versi Pro karena karakteristik desain fisiknya yang memang sudah membiarkan suara luar masuk secara alami.

Daya Tahan Baterai dan Charging Case

Sektor penyuplai daya menyajikan angka yang cukup berimbang, namun varian Pro tetap sedikit unggul berkat kapasitas sel baterai yang lebih besar.

Galaxy Buds3 dibekali baterai berkapasitas 48 mAh pada masing-masing earbud. Perangkat ini sanggup bertahan hingga 6 jam untuk pemakaian standar tanpa ANC, atau sekitar 5 jam jika ANC terus aktif. Charging case miliknya sanggup memperpanjang total waktu pakai hingga 23 jam, dengan durasi pengisian daya membutuhkan waktu sekitar 1,18 jam.

Sementara itu, Galaxy Buds3 Pro mengusung baterai berkapasitas 53 mAh per earbud. Daya tahan operasionalnya mencapai 7 jam pada mode standar dan 6 jam saat ANC aktif. Charging case versi Pro menyediakan cadangan daya hingga 24 jam, serta mendukung pengisian cepat berdurasi 1,1 jam.

Untuk memudahkan perbandingan spesifikasi teknis dan fitur pendukung dari kedua TWS Samsung ini, mari cermati rincian data pada tabel berikut.

Perbandingan Spesifikasi Samsung Galaxy Buds3 dan Galaxy Buds3 Pro
Fitur / SpesifikasiGalaxy Buds3Galaxy Buds3 Pro
Desain ErgonomiOpen TypeCanal Type (In-Ear)
Konfigurasi Speaker1-Way (11mm Dynamic)2-Way (Woofer + Planar Tweeter)
AmplifierSingle AmpDual Amp
Kapasitas Baterai Earbud48 mAh53 mAh
Daya Tahan Baterai (ANC On)5 Jam6 Jam
Total Baterai dengan Case23 Jam24 Jam
Waktu Pengisian Daya1,18 Jam1,10 Jam
Fitur Blade LightsAda
Bobot Per Earbud9,4 gram10,8 gram
Harga Rilis IndonesiaRp2.999.000Rp3.299.000

Melihat tabel perbandingan spesifikasi di atas, perbedaan fitur yang ditawarkan terasa sangat timpang jika dibandingkan dengan selisih harganya yang tergolong tipis.

SAMSUNG Galaxy Buds 3 Pro vs Buds 3: Perbedaan Fitur | Fernanda Gunsan

Varian Mana yang Paling Layak Dibeli?

Menganalisis peta harga dan deretan fitur yang didapat, strategi penetapan harga Samsung untuk lini produk ini sebenarnya sangat menarik. Menurut saya, kehadiran versi standar justru membuat varian Pro terlihat jauh lebih menarik untuk dipinang.

Galaxy Buds3 versi standar hanya cocok untuk segmen pengguna yang sangat spesifik: mereka yang secara fisik tidak tahan menggunakan eartip silikon in-ear, sering mengalami iritasi telinga, atau wajib mendengar suara sekitar secara alami saat bekerja di kantor.

Namun, untuk mayoritas pengguna umum maupun pencinta audio, Galaxy Buds3 Pro adalah pemenang mutlak. Dengan tambahan dana sekitar Rp300.000, Anda mendapatkan lonjakan kualitas audio berkat arsitektur 2-way speaker dan dual amp, peredaman bising ANC yang jauh lebih efisien, ketahanan baterai ekstra, serta estetika futuristik dari lampu Blade Lights. Mengambil versi standar hanya demi menghemat selisih uang sekecil itu terasa seperti keputusan yang sangat rugi.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed