Menu
Close
Sumberagung.id

Portal Media Teknologi

Perbandingan Exynos dan Snapdragon di Samsung 2026 yang Perlu Diketahui

Smallest Font
Largest Font

Persaingan chipset Exynos dan Snapdragon di perangkat Samsung masih menjadi topik hangat di 2026. Saya akan membahas perbedaan performa, efisiensi baterai, dan alasan Samsung menggunakan dua chipset berbeda pada ponsel flagship mereka.

Samsung membagi pasarnya berdasarkan chipset yang digunakan di seri Galaxy S, terutama pada model S20 hingga S26. Di Amerika Serikat dan beberapa negara tertentu, seri Galaxy S menggunakan chipset Snapdragon, sementara di Eropa, Timur Tengah, dan India menggunakan Exynos. Strategi ini terkait proses manufaktur, kapasitas produksi, dan regulasi pasar.

Namun pada 2025, semua model Galaxy S25 dipastikan menggunakan Snapdragon. Hal ini menunjukkan perubahan strategi Samsung untuk menyatukan performa dan pengalaman pengguna secara global.

Perbandingan Performa Chipset Exynos dan Snapdragon di Samsung

Galaxy S20: Exynos 990 vs Snapdragon 865

Exynos 990 pada Galaxy S20 mendapat kritik karena performanya yang kurang maksimal, terutama di GPU dan multi-core CPU. Snapdragon 865 unggul dalam pengolahan grafis dan multitasking, meski keduanya hampir setara di single-core CPU.

Galaxy S21: Exynos 2100 dan Snapdragon 888

Performa CPU antara kedua chipset ini hampir seimbang, tapi Snapdragon 888 masih lebih unggul di sektor GPU. Ini membuat pengalaman gaming dan rendering grafis lebih lancar pada versi Snapdragon.

Galaxy S24 dan S26: Evolusi Chipset dan Pengaruhnya

Galaxy S24 masih memakai kedua chipset, namun di Galaxy S26, Samsung mengandalkan Exynos 2600 di pasar luas dan Snapdragon 8 Elite Gen 5 untuk Amerika Serikat, China, dan model Ultra global. Snapdragon 8 Elite Gen 5 memiliki konfigurasi CPU 2x 4.6 GHz + 6x 3.62 GHz dengan GPU Adreno 840 dan fabrikasi 3nm TSMC, sedangkan Exynos 2600 memakai CPU 1x 3.8 GHz + 3x 3.25 GHz + 6x 2.75 GHz, GPU Xclipse 960, serta proses fabrikasi 2nm GAA milik Samsung.

Bagaimana Performa Gaming Exynos dan Snapdragon di HP Samsung?

Dari spesifikasinya, Snapdragon 8 Gen 3 Elite lebih unggul dalam performa gaming dibanding Exynos 2400e dan yang lebih baru. Snapdragon menawarkan kecepatan lebih tinggi dan manajemen termal yang lebih efisien, yang penting untuk sesi gaming panjang. Exynos cenderung lebih hemat daya, tapi tidak seagresif Snapdragon dalam mendongkrak performa maksimal saat bermain game berat.

Mana yang Lebih Hemat Baterai: Exynos atau Snapdragon?

Exynos dikenal lebih hemat baterai dibanding Snapdragon. Hal ini karena Exynos mengoptimalkan konsumsi daya dengan menyeimbangkan performa dan efisiensi, sementara Snapdragon cenderung memaksimalkan performa yang menyebabkan konsumsi daya lebih tinggi. Contohnya, Exynos 1380 dengan fabrikasi 5nm Samsung menunjukkan efisiensi lebih baik dibanding Snapdragon 778G yang dibuat dengan proses 6nm TSMC.

Detail Spesifikasi Chipset Samsung Terbaru

Perbandingan spesifikasi teknis chipset Exynos dan Snapdragon untuk ponsel Samsung terbaru
ChipsetCPUGPUProses FabrikasiRAMModem
Snapdragon 8 Elite Gen 52x 4.6 GHz + 6x 3.62 GHzAdreno 8403nm (TSMC)LPDDR5XSnapdragon X85
Exynos 26001x 3.8 GHz + 3x 3.25 GHz + 6x 2.75 GHzXclipse 9602nm GAA (Samsung)LPDDR5XModem eksternal
Exynos 2200Xclipse 9204nm
Snapdragon 8 Plus Gen 1Adreno 7304nm

Perbedaan Teknologi dan Dampaknya pada Pengalaman Pengguna

Snapdragon menggunakan proses fabrikasi TSMC yang dikenal sangat efisien dan stabil di 3nm, sedangkan Exynos memakai teknologi 2nm GAA dari Samsung yang merupakan inovasi proses fabrikasi terbaru. Namun, dalam praktik, Snapdragon masih unggul dalam hal performa gaming dan efisiensi termal.

Modem Snapdragon yang terintegrasi juga mendukung koneksi 5G Sub-6 GHz dan mmWave, sedangkan Exynos kadang mengandalkan modem eksternal yang bisa berpengaruh pada efisiensi daya dan kestabilan koneksi.

5 Alasan Samsung Masih Mempertahankan Exynos di Beberapa Pasar

  • Kontrol produksi dan biaya: Memproduksi chipset sendiri mengurangi ketergantungan pada pihak ketiga.
  • Optimalisasi untuk pasar lokal: Exynos disesuaikan dengan kebutuhan wilayah seperti Eropa dan India.
  • Efisiensi daya: Exynos cenderung memberikan daya tahan baterai lebih lama di penggunaan sehari-hari.
  • Inovasi teknologi: Samsung terus mengembangkan teknologi fabrikasi 2nm GAA yang eksklusif untuk Exynos.
  • Persaingan internal: Mendorong peningkatan kualitas dari kedua chipset agar lebih kompetitif.

Menimbang Pilihan: Exynos atau Snapdragon untuk Pengguna Samsung?

Bagi pengguna yang mengutamakan performa gaming dan efisiensi termal, Snapdragon 8 Elite Gen 5 menawarkan pengalaman lebih optimal. Namun, jika fokus pada daya tahan baterai dan teknologi fabrikasi terbaru, Exynos 2600 tetap menjadi pilihan yang layak.

Pengguna juga harus mempertimbangkan wilayah pembelian karena model Samsung tertentu secara eksklusif mengusung salah satu chipset.

Menurut saya, meskipun Snapdragon sering lebih unggul dalam performa mentah, Exynos kini semakin kompetitif terutama dari sisi efisiensi daya dan inovasi fabrikasi. Samsung tampaknya berusaha menyeimbangkan kedua lini chipset ini untuk memenuhi kebutuhan pasar global yang beragam.
Galaxy S26 Exynos vs. Snapdragon: Saya menguji SEMUANYA! | Kedai Kopi

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow